Alamat Surat:
Departemen Fisika FMIPA-UI Kampus Baru UI Depok 16434

Telepon:
6221-78849008 ext:25
6221-7270160 ext:257
62813-11004332

Faksimil:
6221-7863441

Email:
adhi_hs@fisika.ui.ac.id
adhihs@yahoo.com

Assalamu 'alaikum Warakhmatullahi Wabarakatuh

Seorang alim adalah orang yang besar walaupun ia muda usia. Dan, seorang bodoh adalah orang yang kerdil walaupun ia telah beranjak tua. Belajarlah, sebab tak ada seorang pun yang dilahirkan sebagai seorang alim. Sebab, tak sama sang empunya ilmu dengan orang yang bodoh. Sesungguhnya, biarpun tinggi jabatan seseorang. Jika tak ada ilmu, kerdillah ia dipandang oleh manusia lain, dalam setiap kesempatan.

 

ILMU DAN BELAJAR

  • Bencana ilmu adalah lupa.
  • Coba dan perhatikanlah, niscaya kamu akan menjadi orang yang faham.
  • Belajar di waktu kecil bagaikan mengukir di atas batu.
  • Ilmu tanpa amal bagaikan pohon tanpa buah.
  • Semua wadah akan menyempit (penuh) jika diisi di dalamnya, kecuali wadah ilmu.Sesungguhnya ia (justru) akan semakin meluas.
  • Membaca adalah guru yang alim pandai dengan semua ilmu.
  • Jikalau tidak karena ilmu niscayalah manusia akan seperti hewan.
  • Dua perkara yang tidak akan membuat seseorang merasa puas : Mencari ilmu dan mencari harta.
  • Belajarlah di waktu kecil dan amalkanlah setelah besar.
  • Belajarlah, karena tak ada seorang pun yang dilahirkan dalm keadaan pandai, dan tidaklah orang yang berilmu itu sama seperti orang yang jahil/bodoh.
  • Ilmu jauh lebih baik dari harta. Karena, ilmu akan menjagamu, sedangkan harta engkaulah yang menjadi penjaganya.
  • Bertanya merupakan setengah dari ilmu pengetahuan.
  • Jikalau tidak karena seorang pendidik, niscaya aku tak akan mengenal Tuhanku.
  • Tuntutlah ilmu semenjak dari buaian hingga ke liang lahat.
  • Tuntutlah ilmu walaupun (hingga) di negeri Cina. (Kalimat hikmah ini diambil dari salah satu hadits Rasulullah SAW, yang menggambarkan bagaimana jauhnya dan tertutupnya 'negeri tembok besar' tersebut saat itu, namun tetap ada sesuatu - berupa ilmu pengetahuan - yang bisa kita ambil darinya).
  • Kebodohan itu ibarat kendaraan. Siapa yang menaikinya pasti hina dan siapa yang mengawaninya pasti tersesat.
  • Kebodohan itu seburuk-buruknya teman.
  • Apabila seorang alim tergelincir akan tergelincir pulalah alam karenanya.(Tergelincir seorang alim, misalnya dengan memfatwakan sesuatu yang salah, maka akan menyebabkan tergelincir pula orang yang mendengarkan dan mengikuti fatwanya tersebut).
  • Para penguasa ilmu tidak akan pernah sirna.
  • Wahai saudaraku, engkau tidak akan mendapatkan ilmu kecuali dengan enam perkara, yang akan kukabarkan berikut perinciannya dengan jelas : Yaitu kesungguhan, harta benda (bekal), bergaul dengan guru, serta waktu yang panjang.

Wa'alaikumsalam Warakhmatullahi Wabarakatuh